CERITA PENGALAMAN DIANI MENGIKUTI KEGIATAN PRAMUKA




Diani Amalia atau yang akrab dipanggil Diani JKT48, ikut memperingati dan mengucapkan selamat Hari Pramuka yang ke-57 lewat Twitter. Rupanya, Diani pernah menjadi anggota Pramuka yang cukup aktif mengikuti gerakan itu semasa sekolah.





Lewat akun Twitter @Diani_JKT48, Diani mengucapkan slogan gerakan Pramuka pada Selasa (14/8). "Satyaku kudarmakan darmaku kubaktikan, Selamat Hari Pramuka yang ke-57," ujarnya.
Diani kemudian mengenang beragam kegiatannya selama menjadi anggota Pramuka semasa sekolah dulu. "Nama sangga (satuan) kalian apa dulu yg pernah ikut kemah? Kalo aku ketua sangga dari Bunga Flamboyan, hihiw," ujar Diani di akun Twitter-nya yang memiliki follower sebanyak 31 ribu itu.
Menurut Diani, ia dipilih menjadi ketua sangga oleh teman-temannya saat kelas 1 SMA. Baginya, menjadi ketua sangga adalah pengalaman yang sangat berkesan, karena dia harus bisa mengatur rekan-rekannya dengan cepat dalam melakukan penjelajahan di alam bebas.





Dalam penjelajahan, setiap sangga harus melewati pos-pos yang ditentukan sebelum mencapai pos akhir. Di pos terakhir, para ambalan (penegak satuan) akan meminta bukti jika tiap sangga telah melewati pos. Jika tidak dapat menunjukkan bukti, tiap sangga akan diberi hukuman.
"Kakak Ambalan minta bukti kalo kita udah ngelewatin semua pos dan kita lupa banget ga minta bukti apa apa haha, di situ rasanya kesel banget terus kita kena hukuman deh," tulis Diani. Ia dan anggotanya akhirnya dihukum membersihkan sampah di sekitarnya. Malamnya, acara dilanjutkan kembali lewat pentas seni dan api unggun. Diani yang pada saat itu telah menjadi anggota JKT48, disuruh menyanyikan salah satu lagu JKT48 yang terkenal. "Terus malamnya lanjut acara pentas seni & api unggun, aku jadi perwakilan sanggaku nyanyi+nariin lagu Heavy rotation JKT48," tulis Diani.



Tak sampai di situ, setelah acara api unggun selesai, setiap sangga harus melakukan penjelajahan kembali pada pukul 2 malam dengan mata tertutup. Aksi ini rupanya hanyalah keisengan para senior mereka saja.
"Kita penjelajahan lagi dengan mata ditutup, terus dikerjain kaya di rumah hantu gitu. Terus mereka bilang kita lagi di kuburan," ujar Diani yang saat itu menangis ketakutan karena takut gelap dan tidak suka dibuat kaget.
Meski acara saat itu berlangsung seru, acara ditutup lewat renungan malam yang membuat para peserta sedih dan menangis. "Terus tiba-tiba hening ada yang bacain renungan gitu kan, eh mendadak sedih banget gara-gara ceritanya soal ayah dan ibu. Di situ semuanya pada nangis dong," ungkap Diani.



Namun, setelah acara itu, Diani mengaku jadi rajin mengikuti kegiatan Pramuka. Ia menganggap pengalamannya selama menjadi anggota Pramuka adalah seru dan tak terlupakan. "Begitu deh ceritaku pas ikut kegiatan Pramuka, nah dari situ aku rajin banget ikut Pramuka tiap hari Jumat kalo di sana kegiatannya," tutup Diani.
Diani adalah anggota JKT48 generasi ke-5. Perempuan kelahiran 5 Januari 1999 ini adalah anggota kelas A dari Akademi JKT48. Diani yang pernah gagal di audisi ke-2 dan ke-4 JKT48 ini sebelumnya dikenal sebagai model.



Korek-korek kebiasaan "buruk" personel JKT 48 - HITZTALK Elfara FM

JKT48 Circus Surabaya

JKT48 | SELEBRASI

JKT48 Senbatsu Everyday, Kachuusha - Day 10

Belum Dapat Berkumpul, melody Pun Mengaku Sangat Rindu Terhadap Kedua Or...

『JKT48 x Xiaomi』Redmi Note 5 - Big Battery